Fasad Dalam Al-Qur’an: Studi Penafsiran The Study Qur’an Terhadap Ayat-Ayat Kerusakan Lingkungan

Environmental Degradation in The Study Qur'an

Authors

  • Vika Mailasari Dewi Universitas Islam Negeri Salatiga

DOI:

https://doi.org/10.56874/al-kauniyah.v7i1.3007

Abstract

Studi ini meneliti konsep degradasi lingkungan dalam Al-Qur'an melalui interpretasi Al-Qur'an. Fokus studi diarahkan pada tiga ayat yang relevan dengan tema kerusakan lingkungan, yaitu QS. Ar-Rum: 41, QS. Al-A'raf: 56, dan QS. Al-Baqarah: 205. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menganalisis teks Al-Qur'an, interpretasi Al-Qur'an terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan degradasi lingkungan, serta literatur pendukung dari tafsir klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an memahami istilah fasad sebagai kerusakan, merujuk pada bentuk-bentuk kerusakan yang meliputi dimensi moral, sosial, spiritual, dan ekologis. Interpretasi ini menekankan bahwa degradasi lingkungan tidak terjadi secara alami, melainkan berasal dari perilaku manusia yang ditandai dengan keserakahan, ketidakadilan, dan kelalaian terhadap tatanan ilahi yang ditetapkan oleh Tuhan. Interpretasi ini relevan dengan krisis lingkungan modern seperti polusi, penggundulan hutan, degradasi ekosistem, dan meluasnya ketidakadilan ekologis global. Studi ini menyimpulkan bahwa perspektif Al-Qur'an tentang fasad menawarkan landasan etika ekoteologis untuk upaya pelestarian lingkungan, sekaligus menegaskan kembali peran dan tanggung jawab manusia sebagai penjaga dan penunjang bumi.

Published

2026-06-02