KONSEP MUSTADH’AFIN DALAM KAJIAN TAFSIR KONTEMPORER (Studi Atas Tafsir Farid Esack)

  • Hasbi Nawi Ashidiki
Keywords: Mustadh’afin, Kontemporer, Farid Esack

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai mustadh’afin sebagai konsep dalam kajian tafsir kontemporer dan studi atas tafsir Farid Esack dalam memperjuangkan ketidakadilan dan penindasan. Tentu mustadh’afin menjadi hal yang penting di pahami karena adanya masyarakat yang berada dalam kelemahan dan penindasan yang harus diperjuangkan dan ditolong bersama. Apalagi dalam kajian tafsir kontemporer yang benar-benar dibutuhkan untuk memahami penafsiran yang tepat dalam permasalahan orang-orang tertindas dan perlu ditolong bersama. Farid Esack tentu menjadi salah satu orang yang benar-benar berjuang untuk memperbaiki perjuangan mustadh’afin. Tepat sekali dengan tafsir Farid Esack yang kontemporer dengan melihat tafsir-tafsir lainnya. Lebih dari pemahaman yang ada ialah kajian berat mengenai pembelaan orang-orang lemah dan tertindas yang harus dibela bersama dengan memahami juga penafsiran Alqurannya yang tentunya banyak pandangannya yang mesti dipelajari agar mampu mempermudah perjuangan agar lebih baik lagi dan lebih berharga. Seperti hermeneutika harus dinikmati secara liberatif agar mampu dimengerti dengan mudah lagi. Sehingga akan datang kesimpulan pergerakannya seperti apa yang telah terjadi kelemahan itu kepada Farid Esack serta telah memperjuangkan orang-orang yang tertindas di Afrrika Selatan sampai keluarganya pun termasuk mustadh’afin sejak dari kecil Farid Esack telah banyak mempelajari keadaan Islam dan keadaan masyarakat yang lemah atau tertindas tentu dengan banyaknya ayat Alquran tentang mustdah’afin yang mesti dimengerti penafsirannya dengan sangat banyak tafsir yang membicarakan mustdah’afin. Karenanya penting sekali dalam memperjuangkan penindasan dan kelemahan seperti dalam (Q.S. An-Nisa [4] : 75).

Published
2022-03-20
Section
Articles