Ulumul Qur’an Sebagai Kerangka Konseptual Dalam Memahami Al-Qur’an
DOI:
https://doi.org/10.56874/kauniyah.v7i1.2991Kata Kunci:
Amina Wadud, Base Amina Wadud's thoughts, Gender InterpretationAbstrak
Abstrak: Al-Qur’an merupakan sumber utama ajaran Islam yang menjadi pedoman hidup umat manusia sepanjang masa, namun pemahamannya tidak dapat dilepaskan dari kerangka keilmuan yang jelas agar tidak melahirkan penafsiran yang keliru. Ulumul Qur’an hadir sebagai disiplin ilmu yang berfungsi memberikan landasan konseptual dalam memahami Al-Qur’an secara benar dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Ulumul Qur’an sebagai kerangka konseptual dalam memahami Al-Qur’an serta menegaskan perannya dalam menjaga otoritas Al-Qur’an dalam sejarah umat Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis terhadap karya-karya klasik dan kontemporer yang membahas Ulumul Qur’an serta literatur pendukung yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ulumul Qur’an memiliki definisi dan sejarah perkembangan yang erat kaitannya dengan kebutuhan umat Islam dalam menjaga keotentikan pemahaman Al-Qur’an. Ruang lingkup Ulumul Qur’an mencakup berbagai aspek keilmuan yang berfungsi sebagai instrumen konseptual dalam memahami Al-Qur’an secara kontekstual dan sistematis. Keberadaan Ulumul Qur’an membantu menghindari pemahaman Al-Qur’an yang tidak utuh serta menegaskan Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam dalam akidah, syariah, dan akhlak. Dengan demikian, Ulumul Qur’an menempati posisi strategis sebagai kerangka konseptual dalam menjaga keaslian dan relevansi pemahaman Al-Qur’an sepanjang sejarah umat Islam.
Kata Kunci: Ulumul Qur’an, Kerangka Konseptual, Pemahaman Al-Qur’an, Otoritas Al-Qur’an
Referensi
Abidin, M. Paradigma Tafsir Perempuan Di Indonesia. Malang: Uin Malang, 2011.
Al-Thabary, Abu Ja’far Muhammad Ibn Jarir. Jami’ Al-Bayan ’an Ta’wil Al-Qur’an. Mesir: Hajar, 2001.
Barlas, Asma. Believing Women in Islam: Unreading Patriarchal Interpretations of the Qur’an. Austin: University of Texas Press., n.d.
Dzuhayatin, S. R. Membincang Feminisme: Diskursus Gender Perspektif Islam. Yogyakarta: Risalah Gusti, 2000.
Fakih, M. Analisis Gender Dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996.
Febriansyah, Aji, Aldi Armansah Prayoga, and Siti Maysaroh. “KESETARAAN GENDER MENURUT AMINA WADUD : Penafsiran Kontekstual Dalam Al-Qur ’ An” 2, no. 1 (2025): 338–53.
Hidayatullah, S. Teologi Feminis Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
Irsyadunnas. Hermeneutika Feminis: Dalam Pemikiran Tokoh Islam Kontemporer. Edited by Kaukaba. Yogyakarta, 2007.
Isma’il Ibn ’Umar ibn Kathir. Tafsir Al-Qur’an Al-’Adzim. Beirut: Darul Fikr, 2005.
Kholid, Roqy Haikal dan Abd. “ANALISIS INTERPRETASI GENDER DALAM AL-QUR’AN: KAJIAN ATAS BUKU ‘ARGUMEN KESETARAAN GENDER DALAM AL-QUR’AN’ KARYA NASARUDDIN UMAR.” Jurnal Madaniyah 13 (2023): 274–93.
Muhsin, Amina Wadudud. Wanita Dalam Al-Qur’an,. Bandung: Pustaka Publisher, 1994.
Mustaqim, Abdul. Amina Wadud Muhsin: Menuju Keadilan Gender. Yogyakarta: Jendela, 2003.
———. Paradigma Tafsir Feminis: Study Pemikiran Riffat Hasan Tentang Isu Gender Dalam Islam. Yogyakarta: Logung Pustaka, 2005.
Riyani, Irma. “MUSLIM FEMINIST HERMENEUTICAL METHOD TO THE QUR"AN (Analitical Study to the Method of Amina Wadud).” Ulumuna Journal of ISlamic Studies Published by State Islamic University Matarama 21, no. 2 (2017): 298–314.
Rukajat, Ajat. Pendekatan Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Budi Utama, 2018.
Rusydi, M. “Relasi Laki-Laki Dan Perempuan Dalam Al-Qur’an Menurut Amina Wadud.” MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 38, no. 2 (2014): 276–94. https://doi.org/10.30821/miqot.v38i2.60.
Shihab, M. Q. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan Dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 2002.
Suheri, Suheri, and Robbin Dayyan Yahuda. “Implementasi Hermeneutika Amina Wadud Atas Bias Politik Gender Dalam Syariat: Rekonstruksi Aurat Pada Pria.” Al-Ahkam Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum 4, no. 2 (2019): 1–32. https://doi.org/10.22515/al-ahkam.v4i2.1586.
Ubaidillah, M. burhanuddin. “Arah Baru Tafsir Gender Dan Feminisme Amina Wadud Dalam Qur’an Dan Women , Reading The Sacred Text From A Woman’s Perspective.” Jurnal Pikir : Jurnal Pendidikan Dan Hukum Islam, 2022, 21–22.
Umar, Nasaruddin. Argumen Kesetaraan Gender Perspektif Al-Qur’an. Jakarta: Paramadina. Jakarta: paramadina, 2001.
Zamroni, Mohammad. “Perempuan Dalam Kajian Komunikasi Politik Dan Gender.” Jurnal Dakwah 14, no. 1 (2013): 103–32.
Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2008.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Al-Kauniyah: Jurnal Ilmu Al-Qurán dan Tafsir

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
Al-Kauniyah: Jurnal Alquran dan Tafsir by Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir STAIN Mandailing Natal is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.


