Strategi Manajemen Mutu Pendidikan Dalam Mencetak Lulusan Pertanian Yang Kompeten Dan Berdaya Saing Di SMK Negeri 1 Pertanian Aek Marian Lembah Sorik Marapi

Penulis

  • Nurul Hidayah Nurul Hidayah
  • Muslim Agung
  • Dihyatil Qolibi
  • Aunur Rafik Rifki

DOI:

https://doi.org/10.56874/pyv1t527

Kata Kunci:

Manajemen Mutu Pendidikan, Pendidikan Kejuruan Pertanian, Pompetensi Lulusan, Daya Saing, Budaya Mutu.

Abstrak

Peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanian menjadi salah satu tantangan utama pendidikan kejuruan dalam menghadapi perkembangan teknologi, kebutuhan pasar kerja, dan persaingan global. Oleh karena itu, sekolah menengah kejuruan dituntut untuk menerapkan manajemen mutu pendidikan yang efektif guna menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen mutu pendidikan yang diterapkan di SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi dalam mencetak lulusan pertanian yang unggul. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen mutu dilaksanakan melalui perencanaan program yang berorientasi pada kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, peningkatan kompetensi pendidik, penguatan pembelajaran berbasis praktik, optimalisasi sarana dan prasarana, serta pengembangan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Menariknya, penerapan budaya mutu di lingkungan sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, etos kerja, dan jiwa kewirausahaan peserta didik. Integrasi antara penguasaan kompetensi teknis dan pengembangan soft skills tersebut mampu meningkatkan kesiapan lulusan dalam menghadapi dinamika dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha di sektor pertanian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen mutu pendidikan yang diterapkan secara sistematis, berkelanjutan, dan adaptif menjadi fondasi penting dalam menciptakan lulusan pertanian yang profesional, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi di era transformasi pertanian modern.

Referensi

Ahyanuardi. (2022). “Pedagogical Competence of Teachers in Planning Vocational High School Learning.” Journal of Education Research and Evaluation, 6(3).

Ananda, R., & Rafida, T. (2021). Pengantar Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan. Medan: CV Pusdikra Mitra Jaya.

Arcaro, J. S. (2005). Pendidikan Berbasis Mutu. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Barnawi, & Arifin, M. (2022). Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Fajri, M., & Mulyono, D. (2022). “Implementasi Pembelajaran Praktik dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik SMK.” Jurnal Pendidikan Vokasi Indonesia, 12(1).

Firmansyah, A. (2023). “Pendidikan Vokasi dan Penguatan Jiwa Kewirausahaan Lulusan dalam Menghadapi Tantangan Dunia Kerja.” Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan, 11(2).

Handayani, R., & Wicaksono, B. (2024). “Kolaborasi Dunia Industri dan Sekolah Vokasi dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Lulusan.” Jurnal Pendidikan Vokasi Nasional, 9(1).

Hidayat, R. (2023). “Pengembangan Kompetensi Profesional Guru melalui Pelatihan Metode Pembelajaran Modern.” Jurnal Kualitas Pendidikan, 1(2).

Ilyas. (2022). “Strategi Peningkatan Kompetensi Profesional Guru.” Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran, 2(1).

Kurniati, S. (2023). “Peran Kelompok Tani sebagai Mitra Pembelajaran pada Pendidikan Kejuruan Pertanian.” Jurnal Agribisnis dan Pendidikan Pertanian, 11(2).

Mardiyah, L. (2023). “Kemitraan Pendidikan dan Dunia Kerja dalam Meningkatkan Mutu Lulusan SMK.” Jurnal Manajemen Pendidikan Kontemporer, 7(1).

Mulyasa, E. (2021). Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nugroho, B., & Arifin, Z. (2023). “Peran Praktik Kerja Industri dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa Sekolah Menengah Kejuruan.” Jurnal Pendidikan Kejuruan, 13(2).

Nurhayati, E. (2024). “Implementasi Manajemen Mutu Pendidikan dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan.” Jurnal Pendidikan Vokasi Indonesia, 10(1).

Prasetyo, D., & Hidayat, M. (2024). “Peran Fasilitas Praktik Modern dalam Meningkatkan Kompetensi Vokasional Peserta Didik SMK.” Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 18(1).

Purnomo, H., & Sulastri, N. (2023). “Hubungan Kemitraan Industri dan Tingkat Penyerapan Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan.” Jurnal Pendidikan dan Dunia Kerja, 5(2).

Purwanto, N. (2019). Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rachman, Y. (2024). “Kontribusi Instansi Pemerintah dalam Penguatan Pendidikan Vokasi Berbasis Kompetensi.” Jurnal Kebijakan Pendidikan dan Pembangunan SDM, 6(1).

Rahman, A., & Fitriani, N. (2023). “Efektivitas Project Based Learning dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik pada Pendidikan Vokasi.” Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(1).

Rohman, F. (2022). “Optimalisasi Laboratorium sebagai Sumber Belajar dalam Pendidikan Vokasi.”

Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi, 7(2).

Sagala, S. (2018). Administrasi Pendidikan Kontemporer. Bandung: Alfabeta.

Sari, N., & Kurniawan, A. (2023). “Pemanfaatan Lahan Praktik dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian.” Jurnal Agripendidikan, 12(2).

Setiawan, D. (2022). “Relevansi Pendidikan Vokasi dengan Kebutuhan Dunia Industri melalui Program Link and Match.” Jurnal Pendidikan Teknologi Indonesia, 14(2).

Sudira, P. (2020). Pendidikan Vokasi dan Tantangan Dunia Kerja. Yogyakarta: UNY Press.

Suryani, E. (2023). “Pembelajaran Praktik Lapangan sebagai Upaya Penguatan Kompetensi Peserta Didik.” Jurnal Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, 5(2).

Syaifuddin, M. (2023). “Manajemen Mutu Pendidikan dan Pengaruhnya terhadap Kompetensi Lulusan Sekolah Kejuruan.” Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 8(2).

Ulfadilah, I., Darmiyanti, A., & Munafiah, N. (2023). “Pengembangan Kompetensi Profesionalisme Guru dalam Peningkatan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran.” JEA (Jurnal Edukasi AUD), 8(2).

Wahyuni, F. S., & Supendi, P. (2023). “Penerapan Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan untuk Meningkatkan Kualitas dan Profesionalisme Guru.” Jurnal Penelitian Tarbawi Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial, 8(2).

Wibowo, A. (2022). Teaching Factory sebagai Model Pembelajaran Berbasis Industri pada Pendidikan Vokasi. Bandung: Alfabeta.

Yuliana, D. (2023). “Pengaruh Fasilitas Pendukung Pembelajaran terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Peserta Didik.” Jurnal Manajemen Pendidikan Indonesia, 15(1).

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-20