Manajemen Kewirausahaan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kemandirian Peserta Didik Di MI Negeri 2 Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah

Penulis

  • Almin Sutoyo INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) LHOKSEUMAWE
  • Syahrizal IAIN Lhokseumawe
  • Iskandar IAIN Lhokseumawe

DOI:

https://doi.org/10.56874/jamp.v5i2.2012

Kata Kunci:

Manajemen Kewirausahaan, Kemandairian Peserta Didik

Abstrak

Krisis multidimensional dan perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan telah mengaburkan fungsi yang sesungguhnya dari kepala madrasah, tuntutan dari lembaga dinas kemenag membuat kepala madrasah terkungkung untuk menjalankan rutininitas seperti pola kepemimpinan sebelumnya. Kurangnya kompetensi yang dimiliki Kepala madrasah  mengakibatkan potensi yang ada di madrasah tidak dapat diberdayakan secara maksimal, sebagai ujung tombak perkembangan madrasah kepala sekolah harus mampu berinovasi dan berkreasi dan menyikapi keperluan, kemauan dan asa masyarakat akan jasa pendidikan  bagi anak anak nya kepala madrasah harus mempunyai kompetensi kewirausahaan untuk meningkatkan kemajuan madrasah yang dipimpinnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan mengevaluasi manajemen kewirausahaan Kepala MIN 2 Bener Meriah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain: Wawancara kepada kepala madarasah MIN 2 Bener Meriah, dan dokumentasi dari kegiatan siswa. Subjek penelitian ini meliputi kepala madrasah, wakil kepala bagian kesiswaan, guru. Analisis data dengan menggunakan deskriptif kualitatif yang dimulai dari kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan yang dilakukan kepala madrasah meliputi penyusunan program Madrasah dalam kewirausahaan melalui penentuan jadwal kewirausahaan market day dan koperasi siswa, pembimbing kewirausahaan, dan  keikutsertaan peserta didik dan evaluasi yang melibatkan tenaga pendidik dan kependidikan, komite sekolah, serta orang tua siswa; (2) Pelaksanaan yang dilakukan pada kewirausahaan kepala madrasah dalam meningkatkan kemandirian peserta didik melalui pembinaan, keikutsertaan peserta didik dalam melaksakan kegitan berwirausaha serta motivasi berupa komunikasi intenstif, Tagline MIN Inovasi, dan reward; (3) Evaluasi dilakukan oleh kepala madrasah dalam bentuk pemantauan, secara langsung dan pelaporan. Supervisi terhadap program belum ada instrumen supervisi yang terukur.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-10