REPRESENTASI FEMINISME DALAM FILM HATI SUHITA ANALISIS JOHN FISKE
DOI:
https://doi.org/10.56874/qau.v5i2.2268Kata Kunci:
Feminism, Film, Hati SuhitaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi feminisme dalam film Hati Suhita dengan menggunakan pendekatan semiotika John Fiske. Dalam budaya patriarki, perempuan sering digambarkan sebagai karakter yang terpinggirkan, pasif, dan lemah dalam media, sementara laki-laki dianggap dominan dan kuat. Film Hati Suhita menawarkan perspektif berbeda dengan menggambarkan perjuangan seorang perempuan, Suhita, yang berusaha melawan norma-norma patriarki dan memperjuangkan hak-hak perempuan. Film ini menampilkan berbagai tantangan yang dihadapi perempuan dalam masyarakat, baik dalam konteks sosial, budaya, maupun politik. Melalui karakter Suhita dan tokoh perempuan lainnya, film ini menggambarkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender dan perubahan sosial yang diperlukan untuk menghapuskan diskriminasi terhadap perempuan. Penelitian ini menggunakan metode semiotika John Fiske, yang meliputi tiga level analisis: denotasi (makna literal), konotasi (makna yang lebih dalam), dan ideologi. Dengan pendekatan ini, penelitian ini mengidentifikasi simbol-simbol dan tanda-tanda dalam film yang merepresentasikan feminisme, serta menganalisis bagaimana elemen-elemen visual dan naratif dalam film membentuk pesan-pesan ideologis terkait kesetaraan gender. Penelitian ini memiliki kontribusi baru dalam studi feminisme dengan mengkaji representasi gender dalam film Indonesia, khususnya dalam konteks budaya patriarki yang kuat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang peran media dalam mengkritisi ketidaksetaraan gender dan mendorong perubahan sosial menuju kesetaraan.
