Paralelitas Unsur-Unsur Penciptaan Manusia (Analisis Intertekstualitas Antara Al-Qur’an dan Al-Kitab)

Penulis

  • Ekatul Hilwatis Sakinah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Syahidil Mubarik Mh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.56874/alkauniyah.v4i2.1537

Kata Kunci:

al-Qur’an, al-Kitab, Intertekstualitas, Manusia, Penciptaan

Abstrak

Abstrak

Unsur-unsur penciptaaan manusia yang disebutkan oleh al-Qur’an dan al-Kitab memiliki persamaan, meski perlu diakui bahwa al-Qur’an lebih eksplisit dalam menjelaskannya. Hal ini kemudian memicu adanya perluasan makna yang dilakukan oleh al-Qur’an terhadap al-Kitab. Penelitian ini berfokus pada unsur-unsur penciptaan manusia dengan menggunakan teori intertekstualitas yang digagas oleh Julia Kristeva. Ada dua masalah utama yang akan dijawab dalam penelitian yaitu bagaimana al-Qur’an dan al-Kitab dalam menjelaskan mengenai unsur-unsur pembentukan manusia serta bagaimana pendekatan intertekstualitas mampu menjelaskan unsur-unsur pembentukan manusia yang termaktub dalam al-Qur’an dan al-Kitab. Adapun tujuan penelitian ini yaitu mencari hubungan unsur-unsur penciptaan manusia dalam al-Qur’an dan al-Kitab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan jenis kepustakaaan (library research). Data-data dikumpulkan melalui buku-buku, artikel, jurnal, dan tulisan yang terkait dengan tema penelitian. Hasil menunjukkan bahwa antara al-Qur’an dan al-Kitab dalam menjelaskan unsur-unsur penciptaan manusia memiliki transposisi hubungan teks yang tidak hanya masuk dalam kategori paralel tetapi juga masuk dalam kategori ekspansi, eksistensi, dan konversi. Ekspansi terjadi ketika al-Qur’an telah melakukan perluasan makna tentang unsur-unsur penciptaan manusia dalam al-Kitab yaitu tanah, air, dan ruh. Eksistensi yaitu ketika al-Qur’an memunculkan istilah-istilah air secara eksplisit sebagai unsur penciptaan manusia, termasuk air mani. Konversi yaitu adanya pertentangan antara teks al-Qur’an dan al-Kitab mengenai siapa yang diciptakan dari tanah. Al-Kitab menarasikan hanya Adam yang tercipta dari tanah dan Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam, sedangkan al-Qur’an menarasikan bahwa Adam dan Hawa tercipta dari unsur yang sama yaitu tanah.

Kata Kunci: al-Qur’an, al-Kitab, Intertekstualitas, Manusia, Penciptaan

Diterbitkan

2023-12-30

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1-10 dari 71

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.