KEBEBASAN BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-AZHAR (Studi Analisis Terhadap Qs. Al-Baqarah: 265)
RELIGIOUS FREEDOM IN THE PERSPECTIVE OF THE INTERPRETATION OF AL-AZHAR (Analytical Study of Qs. Al-Baqarah: 265)
DOI:
https://doi.org/10.56874/alkauniyah.v5i1.1718Kata Kunci:
Kata Kunci: Kebebasan, Agama, Tafsir Al-Azhar, Qs. Al-Baqarah: 265Abstrak
Fenomena yang muncul dikalangan umat Islam semakin kompleks, baik internal maupun eksternal. Diantaranya muncul sikap ekstrim dalam memahami ajaran Islam, ekstrim yang ketat maupun longgar. Salah satu keunggulan Islam adalah ajarannya yang moderat. Moderasi sangat dibutuhkan untuk merespon persoalan kontemporer, karena persoalan yang muncul saat ini berbeda dengan yang muncul pada zaman Rasulullah Saw. Moderasi merupakan ajaran Islam yang mengharuskan umat bersikap adil, seimbang serta bermaslahat dalam kehidupan. Moderasi beragama sesungguhnya adalah kunci tercapaianya toleransi dan kerukunan, demi terpeliharanya peradaban dan terciptanya perdamaian. Kebebasan dalam beragama merupakan salah satu bentuk perwujudan dari Moderasi dan Toleransi beragama.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Al-Kauniyah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
Al-Kauniyah: Jurnal Alquran dan Tafsir by Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir STAIN Mandailing Natal is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.


