Strategi Positioning Sertifikasi Khatib sebagai Instrumen Standardisasi Dakwah Moderat dan Penguatan Ekonomi Umat: Studi pada Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU)
DOI:
https://doi.org/10.56874/nzxzh495Keywords:
Sertifikasi Khatib; Positioning Kelembagaan; Dakwah Moderat; Ekonomi Umat; LD PBNUAbstract
Penelitian ini mengkaji strategi positioning kelembagaan yang dibangun Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) melalui program standardisasi dan sertifikasi khatib, serta menelaah relevansinya bagi penguatan dakwah moderat dan ekonomi umat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan yang dilengkapi analisis dokumen atas publikasi program, pemberitaan, dan literatur ilmiah terkait. Data dianalisis dengan analisis isi menggunakan kerangka teori positioning, yang dioperasionalkan ke dalam empat dimensi, yaitu segmen sasaran, titik kesamaan, titik pembeda, dan bukti pendukung. Hasil analisis menunjukkan bahwa LD PBNU memosisikan diri bukan sebagai pemberi izin berkhutbah, melainkan sebagai pembina kompetensi yang bertumpu pada tradisi keilmuan pesantren dan manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah. Titik pembeda tersebut memisahkannya dari sertifikasi yang berbasis otoritas administratif negara maupun otoritas fatwa, sekaligus meredam kekhawatiran publik terhadap kontrol politik atas mimbar. Adapun keterkaitan sertifikasi dengan penguatan ekonomi umat diposisikan sebagai proposisi teoretis dan bukan temuan empiris: sertifikasi berpotensi menautkan legitimasi kompetensi dengan kepercayaan publik, peluang penugasan, dan penataan honorarium, namun rantai tersebut masih memerlukan pengujian lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sertifikasi khatib berfungsi ganda, yakni sebagai pengendali mutu dakwah sekaligus penanda posisi kelembagaan, dengan tantangan utama berupa resistensi sosial, keterbatasan sumber daya, dan persepsi komersialisasi dakwah.
References
Ahwani, M. A. (2025). Peranan Program Sertifikasi Dai Mui Dalam Upaya Penguatan Pendidikan Moderasi Beragama. Syaikhona: Jurnal Magister Pendidikan Agama Islam, 3(1).
Efendi, E. (2021). Strategi Media Dakwah Kontemporer. Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah Dan Manajemen, 9(2).
Fahrurrozi, F. (2018). Sertifikasi atau Standarisasi Khatib? Respons Para Da’i di Kota Mataram. Jurnal Komunikasi Islam (Journal of Islamic Comunication), 8(1).
Muhsinah, M. (2024). Analisis peran dakwah sebagai alat transformasi sosial: Tantangan dan strategi komunikasi dalam konteks masyarakat modern. Jurnal Komunikasi Dan Media, 1(1).
Juhaidi, A. (2022). Pemasaran Jasa Pendidikan Teori Dan Praktik. Aswaja Pressindo.
Kamaludin, M. (2024). Polemik Program Sertifikasi Dai: Studi Wacana Kritis di Media Massa. Lenvari: Journal of Social Science, 2(1). https://doi.org/10.61105/jss.v2i1.100
Rahmadani, I., BadrurRosyid, M., & Amin, D. M. (n.d.). Analisis Gaya Komunikasi Khatib Jumat Ustaz H. Ahmad Fauzi di Masjid Raya Darussalam: Pendekatan Retorika Dakwah.
Rohman, D. A., & Nugraha, F. (2017). Menjadi Penyuluh Agama Profesional: Analisis Teoritis dan Praktis. Lekkas.
Rohim, A (2025). Khotbah Jum’at Moderasi Beragama: Materi Setahun Merawat Keharmonisan.
Sari, M. N., Susmita, N., & Ikhlas, A. (2025). Melakukan penelitian kepustakaan. Pradina Pustaka.
Sihabudin, M. M. R., Laila, H. N. A., Kharis, K., & Fatimah, R. S. (2023). Strategi positioning “Gemoy” Prabowo Subianto melalui media digital. Humanus: Jurnal Sosiohumaniora Nusantara, 1(1).
Syarifudin, A. (2018) Standarisasi Khatib Dan Peran Komunikasi Penyiaran Islam.
Zen, M., Abdilah, A., & Fatmawati, F. (2024). Strategi Marketing Sertifikasi DAI MUI dan PP Addai dalam Meningkatkan Kompetensi DAI di Era Digital. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(8). https://al-haramjournal.id/index.php/JIM/article/view/4326/3385
Zen, M., Wali, A. M. N., & (2023). Tantangan Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Era Teknologi Informasi: Formulasi Materi di Youtube. Hikmah, 17(2), 201–218. https://doi.org/10.24952/hik.v17i2.8100
Zen, Alhaq, D. L, & Fatmawati (2025). Strategi Dakwah Di Media Digital: Studi Kasus PBNU dan Muhammadiyah Dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat. MADDINA: Jurnal Manajemen Dakwah, 2(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitrah Amaliah Hasibuan, Muhamad Zen, Fatmawati Fatmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- All articles published in Al Manaj: Jurnal Manajemen Dakwah are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA) license. This means anyone is free to copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided they give appropriate attribution to the original author(s) and Al Manaj: Jurnal Manajemen Dakwah, link to the license, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.
- Copyright on articles is retained by the respective author(s), without restrictions. A non-exclusive license is granted to Al Manaj: Jurnal Manajemen Dakwah to publish the article and identify itself as its original publisher, along with the commercial right to include the article in a hardcopy issue for sale to libraries and individuals.
- Although the conditions of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA) license do not apply to authors (as the copyright holder of your article, you have no restrictions on your rights), by submitting to Al Manaj: Jurnal Manajemen Dakwah, authors recognize the rights of readers and must grant any third party the right to use their articles to the extent provided by the license.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.jpg)









