Peer Review Process

NAJOGI: Jurnal Kajian Gender, Anak, dan Inklusi Sosial adalah jurnal yang menggunakan sistem peninjauan sejawat ganda tanpa mengetahui identitas penulis (bleind Peer Review). Setiap makalah yang diajukan untuk publikasi ke Jurnal NAJOGI akan melalui proses peninjauan sejawat. Proses ini melibatkan evaluasi artikel yang diajukan oleh dua atau lebih ahli yang memiliki kompetensi serupa dengan penulis. Tujuan dari peninjauan sejawat ini adalah untuk menilai kesesuaian artikel akademis untuk dipublikasikan. Proses peninjauan sejawat sangat penting dalam menjaga kualitas ilmiah dan kredibilitas artikel yang diterbitkan.
Proses peninjauan sejawat di Jurnal NAJOGI mengikuti sembilan langkah seperti yang diuraikan di bawah ini:

  1. Pengajuan Artikel
    Penulis korespondensi atau penulis yang mengirimkan artikel ke jurnal melalui sistem manajemen jurnal NAJOGI. Pengajuan dilakukan melalui platform Open Journal System (OJS), yang memungkinkan penulis untuk mengunggah artikel mereka dan melacak status pengajuan. Namun, untuk mengakomodasi penulis, Jurnal NAJOGI juga untuk sementara menerima pengajuan artikel melalui email dalam keadaan tertentu.
  2. Penilaian Kantor Editorial
    Artikel yang dikirimkan awalnya dinilai oleh tim editorial Jurnal NAJOGI. Editor memeriksa apakah artikel tersebut sesuai dengan fokus dan cakupan jurnal. Artikel tersebut juga dievaluasi berdasarkan pedoman penulis jurnal untuk memastikan bahwa artikel tersebut mencakup bagian-bagian yang diperlukan dan format yang tepat. Selain itu, tim editorial akan menilai kualitas minimum artikel untuk publikasi, termasuk memeriksa kekurangan metodologis yang signifikan. Semua artikel yang lolos tahap ini akan diperiksa plagiarisme menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme sebelum dilanjutkan ke peninjauan sejawat.
  3. Penilaian oleh Pemimpin Redaksi
    Pemimpin Redaksi mengevaluasi apakah artikel tersebut layak untuk diterbitkan di Jurnal NAJOGI. Artikel tersebut harus orisinal, menarik, dan relevan dengan Gender, Anak dan Inklusi Sosial. Jika artitel tidak memenuhi kriteria ini, makalah tersebut dapat ditolak tanpa peninjauan lebih lanjut.
  4. Undangan kepada Reviewer
    Editor yang menangani naskah mengundang calon peninjau yang dianggap ahli berdasarkan bidang keahlian, minat penelitian, dan tanpa konflik kepentingan. Proses peninjauan sejawat di Jurnal NAJOGI melibatkan komunitas ahli yang berkualitas yang mampu memberikan ulasan objektif dan tidak memihak. Ketidakberpihakan ini dijaga melalui proses peninjauan sejawat (bleind Peer Review), di mana penulis tidak mengetahui identitas peninjau, dan sebaliknya. Naskah dikirim kepada peninjau secara anonim.
  5. Tanggapan terhadap Undangan
    Calon peninjau mempertimbangkan artikel berdasarkan keahlian mereka, potensi konflik kepentingan, dan ketersediaan. Kemudian mereka memutuskan apakah akan menerima atau menolak artikel tersebut. Dalam surat undangan, editor dapat meminta peninjau untuk menyarankan peninjau alternatif jika mereka memilih untuk menolak peninjauan tersebut.
  6. Melakukan Peer Review
    mengalokasikan waktu untuk membaca artikel secara menyeluruh. Pembacaan pertama digunakan untuk membentuk kesan awal terhadap karya tersebut. Jika masalah utama diidentifikasi pada tahap ini, peninjau dapat memutuskan untuk menolak artikel tanpa evaluasi lebih lanjut. Jika tidak, mereka akan membaca artikel beberapa kali lagi, mencatat untuk mempersiapkan tinjauan poin demi poin yang terperinci. Tinjauan tersebut kemudian dikirimkan ke jurnal dengan rekomendasi untuk menerima, menolak, atau meminta revisi (biasanya ditandai sebagai revisi besar atau kecil) sebelum mempertimbangkan kembali artikel tersebut.
  7. Evaluasi Ulasan oleh Jurnal
    Editor-in-Chief dan editor yang menangani mengevaluasi semua ulasan yang dikembalikan sebelum membuat keputusan keseluruhan. Jika ulasan berbeda secara signifikan, editor yang menangani dapat mengundang peninjau tambahan untuk mendapatkan pendapat lebih lanjut sebelum membuat keputusan akhir.
  8. Komunikasi Keputusan
    Editor mengirimkan email keputusan kepada penulis, termasuk komentar peninjau yang relevan. Komentar peninjau dikirimkan secara anonim kepada penulis terkait untuk mengambil tindakan yang diperlukan dan memberikan tanggapan. Pada tahap ini, peninjau juga diberitahu tentang hasil ulasan mereka melalui email atau surat.
  9. Langkah Akhir
    Jika diterima, artikel dikirim untuk penyuntingan naskah. Jika artikel ditolak atau dikembalikan kepada penulis untuk revisi besar atau kecil, editor yang menangani akan menyertakan komentar konstruktif dari para peninjau untuk membantu penulis dalam memperbaiki artikel. Penulis diharapkan untuk melakukan koreksi dan revisi sesuai dengan komentar dan instruksi dari para peninjau.

Setelah revisi selesai dilakukan, penulis harus mengirimkan kembali artikel yang telah direvisi kepada editor.

Jika naskah dikembalikan untuk direvisi, para peninjau akan menerima versi revisi kecuali mereka memilih untuk tidak berpartisipasi lebih lanjut. Namun, jika hanya revisi kecil yang diminta, peninjauan lanjutan ini mungkin akan dilakukan oleh editor yang menangani naskah tersebut.

Jika editor merasa puas dengan artikel yang telah direvisi, maka makalah tersebut dianggap diterima. Makalah yang diterima akan dipublikasikan secara daring dan tersedia untuk diunduh secara gratis dalam format PDF.