Michael Cook: Kompromi Polemik Penulisan Al-Qur’an dan Hadis

Penulis

  • Nur Hamidah Pulungan STAIN Mandailing Natal

DOI:

https://doi.org/10.56874/alkauniyah.v5i1.1776

Kata Kunci:

M. Cook, Al-Qur’an, Hadis

Abstrak

Penelitian bersifat kualitatif dengan metode kajian pustaka ini mengkaji tentang profil orientalis bernama Michael Cook sebagai pengembang metode para revisionis Barat dengan ciptaan metodenya sendiri yang masyhur dikenal dengan istilah The Spread of Isnad. Misi awal orientalis berfokus pada penyebaran misionaris liberalisme di bawah kolonialisme dengan metode akademik intelektual seperti kajian filologi, manuskrip dan bahasa ketika mengkaji al-Qur’an dan Hadis. Hasil kajian orientalis tentunya mayoritas berkarakter skeptis bahkan melemahkan ajaran Islam. Orientalis sebagian besar menyatakan bahwa Muhammad adalah pengadopsi setidaknya dua ajaran terdahulu yakni Yahudi dan Nasrani sehingga banyak kemiripan yang tercantum pada dua produknya. Polemik perbedaan antara sesama orientalis juga tidak dapat dihindari. Kenyataannya, tidak semua orientalis bermuara pada kesepakatan menyimpulkan al-Qur’an dan Hadis sebagai produk palsu yang menjadi pendukung ajaran Islam. M. Cook hadir dengan karakter neo-skeptisisme yaitu upaya meragukan hadis Nabi melalaui percobaan mengembangkan ide teori pendahulunya seperti Schacht.

Diterbitkan

2024-06-17

Artikel Serupa

1-10 dari 69

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.