Semiotika Simbol Hati yang Terkunci dalam QS. Al-Baqarah ayat 7: Analisis Denotasi, Konotasi, dan Ideologi dalam Tafsīr Al-Qur’an

Penulis

  • Teuku Farhan hasyimi UIN Ar-Raniry Aceh
  • Misnawati Misnawati UIN Ar-Raniry Aceh

DOI:

https://doi.org/10.56874/kauniyah.v7i1.3114

Kata Kunci:

Semiotics, Qur’anic Exegesis, QS. Al-Baqarah: 7, Denotation, Connotation, Ideology

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep hukum keteraturan alam (cosmic order) dalam Al-Qur’an melalui analisis tematik ayat-ayat kosmologi dalam Tafsir Minnatur Rahman karya Marwan Hadidi bin Musa. Latar belakang penelitian ini didasari oleh semakin terpisahnya ilmu pengetahuan dari nilai etis dan spiritual, sehingga diperlukan pemahaman holistik yang mengintegrasikan sains dan wahyu. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan tematik (maudhu’i) menurut Abu Hayy Al-Farmawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menegaskan keteraturan alam melalui fenomena kosmik seperti peredaran matahari dan bulan, pergantian siang dan malam, serta keseimbangan penciptaan langit dan bumi. Ayat-ayat seperti QS. Al-Anbiya: 33, QS. Yasin: 38–40, QS. Ar-Rahman: 5–7, QS. Fussilat: 10–12, dan QS. Al-Mulk: 3–4 menggambarkan bahwa alam semesta berjalan sesuai hukum yang presisi dan seimbang sebagai manifestasi kekuasaan Allah. Penafsiran Marwan Hadidi menekankan aspek teologis dan tauhid, dengan pendekatan i’tiqadi yang konsisten, meskipun tidak banyak mengaitkan secara langsung dengan pendekatan sains modern. Kesimpulannya bahwa keteraturan kosmik dalam Al-Qur’an tidak hanya menunjukkan hukum alam, tetapi juga mengandung pesan teologis dan etis agar manusia menjaga keseimbangan alam serta meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

Referensi

‘Abduh, Muḥammad. Tafsīr Al-Manār. Kairo: Al-Manār Press, 1935.

Al-Qurṭubī. Al-Jāmi‘ Li Aḥkām Al-Qur’Ān. 1st ed. Kairo: Dār al-Kutub, 1964.

Al-Qurṭubī, Muhammad ibn Ahmad. Al-Jami’ Li Aḥkām Al-Qur’ān, Jilid 1. Cairo: Dār al-Kutub al-Miṣriyyah, 1964.

Al-Ṭabarī. Jāmi‘ Al-Bayān ‘an Ta’Wīl Āy Al-Qur’Ān, Jilid 1. Beirut: Dār al-Fikr, 2001.

Asyqar, Naufal, and Misnawati Misnawati. “Semiotika Dalam Studi Naskah Tafsir: Analisis Tafsir QS Al-‘Asr Oleh Binti Al-Syati’ Perspektif Roland Barthes.” Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan 09, no. 02 (2025): 206–17. https://ejournal.unsuda.ac.id/index.php/UQ/article/download/1961/1126.

Az-zuhaili, Wahbah. Tafsir Al-Munīr, Jilid 1. Damaskus: Dār al-Fikr, 1991.

Bahasa, Badan Pengembangan dan Pembinaan. “Semiotika.” Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi V. Jakarta, 2026.

Barthes, Roland. “Elements of Semiology.” Yogyakarta: Basabasi, 2017.

Eco, Umberto. Teori Semiotika. Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2015.

Efendi, Erwan, Irfan Maulana Siregar, and Rifqi Ramadhan Harahap. “Semiotika Tanda Dan Makna.” Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting 4, no. 1 (2023): 154–63. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v4i1.3329.

Fatimah, Fatimah Fatimah, and Eka Nur Fiqra Eka Nur Fiqra Eka Nur Fiqra. “Analisis Diferensiasi Semiotika C.S.Pierce, F.D.Saussure, Roland Barthes Terhadap Al-Qur’an Bertajwid.” Al-Wajid: Jurnal Ilmu Al-Quran Dan Tafsir 2, no. 1 (2023): 530–48. https://doi.org/10.30863/alwajid.v3i1.3795.

Firdaus, and Aredo Aziz Bachtiar. “Tafsir Semiotik Dan Dinamika Ilmu: Memahami Surat Al- Mujadilah Ayat 11 Dalam Konteks Modern”.” Jurnal Ilmu Multidisiplin 1 (2025): 238–55.

Fitri, A, Muhammad Hafizh, and Akhmad Dasuki. “Mazhab Tafsir Falsafi: Kelahiran, Perkembangan, Sumber, Metode, Karakteristik, Tokoh, Dan Karyanya.” Journal of Golden Generation Multidisciplinary 2, no. 3 (2026): 146–59. https://doi.org/https://doi.org/10.65244/jggm.v2i3.730.

Gunalan, Sasih, and Hasbullah Hasbullah. “Analisis Pemaknaan Semiotika Pada Karya Iklan Layanan Masyarakat.” Jurnal Nawala Visual 2, no. 2 (2020): 44–51. https://doi.org/10.35886/nawalavisual.v2i2.117.

Hamka, Buya. Tafsir Al-Azhar, Jilid 1. Jakarta: Pustaka Panjimas, 2003.

Hasan, Dony Burhan Noor. “Kajian Semiotika Dalam Penafsiran Al-Qur’an.” malang, 2016. http://prosiding.arab-um.com/index.php/konasbara/article/view/101.

Hidayat, Angga Pusaka. “Semiotika Dalam Penulisan Sejarah.” Jurnal Sejarah Dan Budaya 15, no. 2 (2021): 30. https://www.academia.edu/download/107379845/3333.pdf.

Kathīr, Ibn. Tafsīr Al-Qur’ān Al-‘Aẓīm, Jilid 1. Riyadh: Dār Ṭayyibah, 1999.

Kibtiyah, Mariyatul, Maulana Bagus Rahmat, Yusuf Baihaqi, Siti Badi’ah, and Sabanul Yamin. “Makna Semiotik Cahaya Ilahi Dalam QS. An-Nur Ayat 35: Analisis Komparatif Atas Tafsir Klasik Dan Kontemporer.” Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 27, no. 2 (2025): 78–89. https://doi.org/10.22373/substantia.v27i2.32014.

Maulana, Rifki Algifahri Ahmad Wildan. “Semiotika Al‑Qur’an: Pendekatan Strukturalisme Ferdinand de Saussure.” Iltifat: Journal of Qur’an & Hadith Studies 01, no. 01 (2025): 19–30. https://a-empat.com/journals/index.php/ijqhs/article/view/7.

Mudjiyanto, Bambang, and Emilsyah Nur. “Semiotika Dalam Metode Penelitian Komunikasi (Semiotics In Research Method of Communication).” Jurnal Penelitian Komunikasi, Informatika Dan Media Massa (PEKOMMAS) 16, no. 1 (2013): 27–82. https://journal.mmtc.ac.id/index.php/pekommas/article/view/1210.

Nirwana, Aditya, and Wawan Eko Yulianto. “Menggugat Stabilitas Makna: Suatu Pengantar Atas Semiotika Sosial.” Titian: Jurnal Ilmu Humaniora 09, no. 01 (2025): 103–25. https://online-journal.unja.ac.id/titian/article/view/43660%0Ahttps://online-journal.unja.ac.id/titian/article/download/43660/20880.

Nur Annisa, Maryam. “Analisis Semiotika: Taraduf Kata Ghadab Dan Ghaiza Dalam Al-Qur’an.” Al-MUBARAK Jurnal Kajian Al-Quran & Tafsir 7, no. 1 (2022): 73–91. http://journal.iaimsinjai.ac.id/indeks.php/al-mubarak.

Nur Hamidah Pulungan. “Michael Cook: Kompromi Polemik Penulisan Al-Qur’an Dan Hadis.” Al-Kauniyah: Jurnal Ilmu Alqurandan Tafsir 5, no. 1 (2024): 1–23. https://jurnal.stain-madina.ac.id/index.php/alkauniyah/article/view/1776.

Nur, Mochammad Fajar. “Demokrasi Kian Terancam Ketika Pemerintah Semakin Antikritik.” Tirto.id., 2026.

Ramdhani, Sufrianti, and Muhammad Said. “Semiotika Sebagai Pendekatan Tafsir: Telaah Atas Pemikiran Mohammed Arkoun.” Jurnal AlifLam Journal of Islamic Studies and Humanities 2, no. 1 (2021): 112–37. https://journal.staidk.ac.id/index.php/aliflam/article/view/28.

Riḍā, Rashīd. Tafsīr Al-Manār, Jilid 1. Kairo: Al-Manār Press, 1935.

Rusmana, Dadan. Tokoh Dan Pemikiran Semiotika. Bandung: Tazkia Press, 2005.

“Semiotics.” Cambridge English Dictionary, 2026.

Shihab, M. Quraish. Tafsīr Al-Miṣbāḥ, Jilid 1. jakarta: lentera hati, 2002.

Sobur, Alex. Semiotika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2006.

Surahman, Sigit. Membingkai Semiotika Dalam Ilmu Komunikasi. Yogyakarta: Deepublish, 2025.

Syahrani, Amellia Putri, Alwizar, and Kadar M Yusuf. “Tafsir Ditinjau Dari Sumbernya (Tafsir Bi Al Ma’tsur, Tafsir Bi Ar-Ra’yi, Dan Tafsir Bi Al- Isyari).” QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia 4, no. 1 (2025): 859–857. https://doi.org/https://doi.org/10.57235/qistina.v4i1.6285.

Tazakka, Muchammad Faz. “Pergeseran Makna Al-Maghdub Dan Ad-Dha Llin Dalam QS. Al Fatihah: 7.” Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam 5, no. 3 (2024): 678–87. https://doi.org/https://doi.org/10.58401/takwiluna.v5i3.1793.

Diterbitkan

2026-06-30

Artikel Serupa

1-10 dari 70

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.