SATUAN SEMANTIK (AL-WIHDAH AD-DILALIYAH) DALAM KALIMAT

SEMANTIC UNITS IN SENTENCES

  • Balkis Nur Azizah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Rita Wilda Wardani UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Semantik, satuan semantic, linguistik

Abstract

Abstract: This paper examines in a simple way the internal structure of language, namely the semantic unit. The research method used is descriptive qualitative with library research data sources. From several sources it has been revealed that the beginning of semantics was studied, but the explanations and assessments are very varied. Internal studies in this study explain that the syntax which is also called al-nahwu and semantics is called al-dilalah, while the semantic unit is called al wihdah ad dilaliyah.

Keywords: Dilaliyah, al Wihdah al Dilaliyah, linguistics.

 

Abstrak: Tulisan ini mengkaji secara sederhana tentang struktur internal bahasa yaitu satuan semantik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data penelitian pustaka (library research). Dari beberapa sumber telah diungkap awal mula semantik dikaji, namun penjelasan dan pengkajiannya sangat bervariatif. Pengkajian secara internal dalam penelitian ini menjelaskan bahwa sintaksis yang juga disebut dengan al-nahwu dan Semantik disebut dengan al-dilalah, sedangkan satuan semantic disebut dengan al wihdah ad dilaliyah.

Kata Kunci: Semantik, satuan semantic, linguistik

 

References

Aisyah, Devi. (2013). “Al-Wahidah Al-Dilalah: Kajian Satuan Semantik Dalam Bahasa Arab” dalam Jurnal Hadharah: Jurnal Keislaman dan Peradaban, Vol 7, No 2, Juli 2013.

Cann, Ronnie. (1994). Formal Semantics. New York: Cambridge University Press.

Chaer, Abdul. (2002). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. (2003). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta, Cet II.

Kamajaya, I Ketut Agus Adi. (2014). “Struktur Semantik Pronomina Persona dalam Sistem Sapaan Bahasa Bali” dalam Jurnal Lingustika, Vol 21, Maret.

Kartono, Kartini. (1998). Pengantar Metodologi Research. Bandung.

Kridalaksana, Harimukti. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: PT. Gramedia.

Matsna, Moh. (2016). Kajian Semantik Arab Klasik dan Kontemporer. Kencana: Jakarta.

Pateda, Mansoer. (2001). Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta, Cet I, Edisi II.

Suhardi. (2015). Dasar-Dasar Ilmu Semantik. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Tarigan, Hendry Guntur. (2009). Pengajaran Semantik. Bandung: Angkasa.

Umar, Ahmad Mukhtar. (1982). ‘Ilmu al-Dilalah. Kuwait: Maktabah Dar al- ‘Urubah, Cet I.

Umar, Ahmad Mukhtar. (1998). ‘Ilmu al-Dilalah. Kuwait: Maktabah Dar al- ‘Urubah, Cet II.

Published
2022-05-09
How to Cite
Nur Azizah, B., & Rita Wilda Wardani. (2022). SATUAN SEMANTIK (AL-WIHDAH AD-DILALIYAH) DALAM KALIMAT: SEMANTIC UNITS IN SENTENCES. El-Jaudah : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Arab, 3(1), 47-58. https://doi.org/10.56874/faf.v3i1.823