Permasalahan Sampah dan Upaya Pengelolaan Lingkungan Di Kabupaten Mandailing Natal
Keywords:
Sampah, pengelolahan limbah, Mandailing NatalAbstract
Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang kian mendesak di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Peningkatan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, serta keterbatasan infrastruktur pengelolaan sampah menjadi faktor utama yang memperparah kondisi ini. Berdasarkan data penelitian, timbulan sampah domestik di Kabupaten Mandailing Natal mencapai 0,574 kg/orang/hari, dengan komposisi didominasi oleh sampah makanan (41,33%) dan sampah plastik (24,08%). Sistem pengelolaan sampah yang masih rendah menyebabkan masyarakat membuang sampah ke sungai atau membakarnya secara terbuka, yang berdampak pada pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan masyarakat, serta kerusakan ekosistem. Artikel ini mengkaji permasalahan sampah di Kabupaten Mandailing Natal secara komprehensif, meliputi timbulan dan komposisi sampah, dampak lingkungan dan kesehatan, serta berbagai strategi pengelolaan berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan pemberdayaan masyarakat yang telah dan dapat diterapkan. Kajian literatur ini menyimpulkan bahwa pendekatan holistik yang melibatkan edukasi masyarakat, penguatan kelembagaan, dukungan kebijakan pemerintah, dan inovasi teknologi daur ulang sangat diperlukan untuk mengatasi krisis sampah di daerah tersebut.
Kata kunci:
Sampah, pengelolahan limbah, Mandailing Natal
Downloads
References
Dewilda, Y., Aziz, R., Hokiartha, R., & Rinaldi, J. (2025). Analisis timbulan, komposisi dan potensi daur ulang sampah Kabupaten Mandailing Natal. Jurnal Serambi Engineering, X(1), 11636–11643.
Fitriani, E. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis 3R. Namira Health Community Journal (NHCJ), 1(1), 1–7.
Hidayat, N., Rahmah, P., Salzabil, S., & Zahra, D. N. (2026). Penguatan komunikasi lingkungan masyarakat Desa Gunung Bunder 2 melalui kampanye digital berbasis partisipasi warga. Aksi Kepada Masyarakat – Jurnal Pengabdian, 6(2), 503–512.
Nggadi, O. M., Hikmah, & Messakh, J. J. (2022). Pengaruh sampah dan limbah terhadap pencemaran lingkungan pesisir Oesapa Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Jurnal Batakarang, 3(1), 40–49.
Putra, M. N. A., Zahrani, N. A., Zahra, T. A., Bella, B. C., Hariyadi, A. G., Fadhila, D. S., … Firmansyah, P. (2025). Sampah plastik sebagai ancaman terhadap lingkungan. Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia, 2(1), 154–165.
Rangkuti, A. F., Sulistyani, & Nur Endah W. (2017). Faktor lingkungan dan perilaku yang berhubungan dengan kejadian malaria di Kecamatan Panyabungan Mandailing Natal Sumatera Utara. Balaba, 13(1), 1–10.
Siregar, E. S., & Harahap, A. K. Z. (2021). Pemanfaatan limbah gelas plastik menjadi tirai imitasi pada siswa MDTA Riyadhoturrohman Mandailing Natal. Jurnal Abdidas, 2(2), 238–244.
Sulistina, E. (2023). Lingkungan hijau: Strategi penyelesaian masalah sampah. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 3(3), 131–140.



