Metodologi Al-Jarh wa Ta'dil: Sejarah dan Signifikansinya di Era Kontemporer

Penulis

  • Rizki Restu Afandi Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten image/svg+xml
  • Sahrul Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten image/svg+xml
  • Aziz Arifin

DOI:

https://doi.org/10.56874//almutabar.2024.v4i2/2100/5

Kata Kunci:

Al-Jarḥ Wa Ta'dīl, Hadis, Metodologi

Abstrak

Ilmu al-Jar ? wa Ta'd?l semakin penting untuk menjaga keutuhan dan kebenaran sunnah Nabi Muhammad SAW, terutama dengan maraknya penyebaran hadis-hadis yang lemah atau palsu melalui berbagai media. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi ilmu al-Jar ? wa Ta'd?l dalam konteks modern serta menganalisis metodologi al-Jar ? wa Ta'd?l secara sederhana sebagai alat untuk menilai perawi hadis berdasarkan kelemahan (jar ?) dan keunggulan (ta'd?l) . Metode yang digunakan adalah studi literatur yang membahas teknik, metode, dan kriteria yang diterapkan oleh ulama dalam penilaian perawi hadis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ilmu al-Jar ? wa Ta'd?l telah berkembang sejak zaman sahabat dan merupakan seni dalam menentukan penerimaan atau penolakan terhadap periwayatan hadis. Meskipun ulama terdahulu telah melakukan banyak kajian, penyebaran hadis palsu terus berlanjut hingga saat ini, termasuk yang belum diteliti. Oleh karena itu, penelitian al-Jar ? wa Ta'd?l tetap relevan dan diperlukan untuk memastikan keotentikan hadis-hadis yang tersebar. Kesimpulannya, kajian al-Jar ? wa Ta'd?l akan terus berlanjut sebagai upaya menjaga kebenaran sunnah Nabi SAW, mengingat pentingnya penilaian terhadap perawi hadis di era modern ini. 

Referensi

_bab02.pdf. (n.d.).

Alfreda, M., & Insan, D. (2024). Ilmu A L-JAR Ḥ WA AL- TA ’ DĪ L Dalam Hadis ( Studi Komparatif Metodologi Ibnu Hajar Al-Asqalani dan Ibnu Hatim Ar-Razi ). 16, 183–204.

Ali, A. F. (2022). DIRAYAH : Jurnal Ilmu Hadis KEPEMIMPINAN PEREMPUAN. Jurnal Ilmu Hadis, Vol.3 No., 14.

Asiva Noor Rachmayani. (2015). Studi Hadis. 6.

Dkk, H. A. S., & Islam, D. A. (2021). H. A. Sadali Dkk, Dasar-dasar Agama Islam , Universitas terbuka, Jakarta, Tahun 1999, Hal 315 1. 1–17.

Melfianora. (2019). Penulisan Karya Tulis Ilmiah dengan Studi Literatur. Open Science Framework, 1–3.

Muvid, M. B., Arsyillah, B. T., & Muammar. (2022). Ilmu Jarh Wa Al-Ta‘DiL Dalam Tinjauan Studi Hadits. UNIVERSUM : Jurnal KeIslaman Dan Kebudayaan, 16(1), 34–55.

Pulungan, N. H. (2022). Tipologi Modern Dalam Metodologi Ahli Hadis. Al-Mu’tabar, 2(1), 67–81. https://doi.org/10.56874/almutabar.v2i1.668

Rofiah, K. (2018). Studi Ilmu Hadis. IAIN PO Press, 11–14.

Siregar, I.R. (2017).“Kritik Sejarah Terhadap Hadis Menurut Ahmad Amin: Analisis Terhadap Kitab Fajr Al-Islam.” At-Tahdis: Journal of Hadith Studies 1 (1)

Siregar, I.R. (2024).“ Nuruddin ‘Itr's Hadith Manhaj: A Significant Contribution To The Development Of Hadith Studies.” Jurnal Studi Hadis Nusantara 6 (2)

Siregar, I.R. (2022).“ The Ahmad Hassan's Contribution To The Development Of Hadith In Indonesia.” JRSC 1 (1)

Tafsirweb. (2024). Surat An-Nahl Ayat 44 Referensi : https://tafsirweb.com/4392-surat-an-nahl-ayat-44.html. Https://Tafsirweb.Com/.

Tahhan, M. (2015). Metode Takhrij Al-Hadith dan Penelitian Sanad Hadis. Imtiyaz, 214.

Tangngngareng, T., S. Puyu, D., & Perdana Rayyn, I. G. B. A. (2022). Sejarah Dan Kaidah Jarh Wa Al-Ta’Dil. Ihyaussunnah : Journal of Ulumul Hadith and Living Sunnah, 1(2), 142–163. https://doi.org/10.24252/ihyaussunnah.v1i2.29997

Zubaidillah, M. H. (2018). Ilmu Jarh Wa Ta’Dil. Studi Hadis, 02(02), 1–14.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-19

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Metodologi Al-Jarh wa Ta’dil: Sejarah dan Signifikansinya di Era Kontemporer . (2024). Al-Mu’tabar, 4(2), 59-74. https://doi.org/10.56874//almutabar.2024.v4i2/2100/5

Artikel Serupa

1-10 dari 61

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.