PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN LITERASI HADIS DI MASA KINI

Penulis

  • Najwa Ahimsa UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Agus Suyadi Raharusun UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Mila Melyani UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56874//almutabar.2025.v5i2/2505/5

Kata Kunci:

Kata Kunci: Literasi Hadits; Masa Kini; Media Sosial

Abstrak

Penelitian ini mengkaji tentang peran media sosial dalam meningkatkan literasi hadis saat ini, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Media sosial seperti TikTok, YouTube, Instagram, dan situs web edukasi menjadi sarana baru dalam menyampaikan hadis dengan cara yang lebih menarik, mudah dipahami, dan cepat menjangkau khalayak luas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana media sosial digunakan sebagai alat edukasi dan dakwah dalam menyampaikan hadis secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode desk study, dengan mengumpulkan data dari berbagai literatur, jurnal, artikel, dan platform digital yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memberikan kontribusi besar terhadap penyebaran hadis secara interaktif, meskipun tantangan seperti penyebaran hadis palsu masih perlu diwaspadai. Penggunaan metode takhrij dan jarh wa ta'dil menjadi lebih mudah diakses berkat perpustakaan digital seperti Maktabah Syamilah dan Dorar.net. Selain itu, aplikasi HOT-DAY membuktikan bahwa literasi hadis dapat ditanamkan kepada anak-anak sejak dini dengan cara yang menyenangkan. Dengan demikian, media sosial terbukti menjadi media yang strategis dalam memperkuat pemahaman dan penyebaran hadis secara luas dan kontekstual di era modern.

Diterbitkan

2025-12-19

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN LITERASI HADIS DI MASA KINI. (2025). Al-Mu’tabar, 5(2), 229-242. https://doi.org/10.56874//almutabar.2025.v5i2/2505/5

Artikel Serupa

1-10 dari 52

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.