Kebijakan Koreksi dan Penarikan Artikel

Kebijakan Koreksi dan Penarikan Artikel (Correction and Retraction Policy)

Jurnal berkomitmen untuk menjaga keakuratan, keandalan, dan integritas rekam ilmiah. Proses koreksi dan penarikan artikel dilakukan sesuai dengan standar etika publikasi dan praktik terbaik yang berlaku untuk memastikan bahwa komunitas akademik memperoleh informasi ilmiah yang tepercaya dan transparan.

Koreksi (Corrections) dapat diterbitkan apabila ditemukan kesalahan dalam artikel yang telah dipublikasikan yang memengaruhi keakuratan atau kejelasan publikasi, tetapi tidak membatalkan temuan atau kesimpulan utamanya. Kesalahan tersebut dapat mencakup ketidakakuratan dalam penyajian data, informasi penulis, referensi, atau konten relevan lainnya. Koreksi akan dipublikasikan secara transparan dan ditautkan dengan artikel asli untuk memastikan bahwa pembaca memperoleh informasi yang jelas mengenai perubahan atau perbaikan yang diperlukan.

Penarikan Artikel (Retractions) dapat dilakukan apabila ditemukan permasalahan substansial yang merusak keandalan, validitas, atau integritas artikel yang telah dipublikasikan. Kondisi tersebut dapat mencakup fabrikasi atau falsifikasi data yang terbukti, plagiarisme, kesalahan metodologis yang serius, praktik penelitian yang tidak etis, atau pelanggaran signifikan lainnya terhadap etika publikasi. Penarikan artikel dilakukan setelah melalui penilaian secara cermat terhadap bukti yang tersedia dan, apabila diperlukan, konsultasi dengan institusi tempat penulis berafiliasi atau pihak terkait lainnya. Pernyataan penarikan artikel akan menjelaskan secara jelas alasan pengambilan keputusan tersebut dan tetap ditautkan dengan publikasi asli guna menjaga transparansi rekam ilmiah.

Seluruh permohonan koreksi atau penarikan artikel akan dievaluasi secara objektif, adil, dan sesuai dengan kebijakan editorial jurnal. Penulis, pembaca, dan peneliti didorong untuk melaporkan dugaan kesalahan atau permasalahan etika melalui saluran komunikasi resmi jurnal. Jurnal akan memastikan bahwa keputusan editorial didasarkan pada bukti serta menghormati hak dan tanggung jawab semua pihak yang terlibat.

Melalui kebijakan ini, jurnal berupaya menegakkan integritas akademik, memperkuat kepercayaan publik terhadap penerbitan ilmiah, serta memastikan bahwa rekam ilmiah yang dipublikasikan tetap seakurat, setransparan, dan seandal mungkin.